KHASANAH RAHMAWATI
Welcome to my blog, guys....
Minggu, 02 Februari 2020
Sabtu, 25 Januari 2020
Mengenal Pengertian Gejala Alam Biotik dan Abiotik serta Contohnya
Halo teman-teman!! Di kesempatan kali ini kita akan membahas bersama-sama mengenai materi tentang Gejala Alam Biotik dan Abiotik serta Pengertian dan contohnya
Pengertian Biotik dan Abiotik
Sebelum kita membahas tentang Gejala Alam Biotik dan Abiotik, kita harus mengerti dulu apa itu Biotik dan Abiotik, maka dari itu yuk kita cari tahu pengertiannya bersama-sama...
1. BIOTIK
3. Ayam Bertelur, Telur Dierami, dan Telur Menetas Menjadi Anak Ayam
Pengertian Biotik dan Abiotik
Sebelum kita membahas tentang Gejala Alam Biotik dan Abiotik, kita harus mengerti dulu apa itu Biotik dan Abiotik, maka dari itu yuk kita cari tahu pengertiannya bersama-sama...
1. BIOTIK
Menurut KBBI, Biotik merupakan makhluk hidup (tumbuhan, hewan, dan manusia), baik yang makro maupun yang mikro. Jadi, dapat kita realisasikan bahwa biotik adalah segala makhluk yang memenuhi sifat hidup (memerlukan makanan, bernapas, berkembang-biak, tumbuh, serta berkembang) baik yang ukurannya sangat-sangat kecil ataupun yang ukurannya sangat-sangat besar.
2. ABIOTIK
Menurut KBBI, Abiotik merupakan benda tidak hidup, misalnya bebatuan dan bangunan rumah. Dari pengertian ini, dapat kita gambarkan bahwa abiotik merupakan segala benda yang tidak hidup (tidak bernapas, tidak berkembang-biak, tidak tumbuh, serta tidak berkembang). Contohnya, air, udara, batu, tanah, cahaya, dan sebagainya.
Jadi, setelah kita mengetahui tentang pengertian biotik dan abiotik sekarang mari kita bahas gejala alamnya! Skuyy!
• GEJALA ALAM BIOTIK
Apa itu gejala alam Biotik? Gejala alam biotik adalah peristiwa yang timbul akibat interaksi antar makhluk hidup dalam sebuah lingkungan atau ekosistem. Berikut ini adalah beberapa contoh dari gejala alam biotik, diantaranya :
1. Punahnya Hewan dan Tumbuhan
Kita sebagai makhluk sosial pasti membutuhkan makhluk lain untuk hidup, contohnya hewan dan tumbuhan. Kita membutuhkan hewan untuk memenuhi kebutuhan kita yang banyak rupanya. Manusia juga sering menebang pohon-pohon (hutan) untuk memenuhi kebutuhan tanpa memikirkan dampak yang diakibatkan oleh perbuatan tersebut, misalnya kebutuhan untuk membuka lahan perkebunan. Namun, karena perbuatan kita tersebut justru mengakibatkan banyak hewan dan tumbuhan yang terancam punah, baik karena pemburuan maupun karena kehilangan tempat tinggalnya.
2. Penyebaran Hama Akibat Hilangnya Predator Pemakan Hama
Masih ingat tidak pelajaran IPA materi tentang rantai makanan? Peristiwa ini sangat berhubungan dengan rantai makanan. Di dalam rantai makanan apabila konsumen sekunder yang memangsa konsumen primer hilang maka jumlah konsumen primer akan semakin banyak. Sama seperti hama, apabila kehilangan pemangsanya, jumlah hama juga akan makin bertambah.
3. Ayam Bertelur, Telur Dierami, dan Telur Menetas Menjadi Anak Ayam
Selama hidupnya anak ayam melakukan gejala kehidupan seperti makan, minum, bernapas, bergerak, dan peka terhadap rangsang. Sehingga anak ayam tumbuh menjadi besar dan berkembang biak ke arah kedewasaannya. Pada masa dewasa, ayam yang berlainan jenis kelaminnya akan melakukan kawin dan berkembang biak, sehingga ayam yang berjenis kelamin betina akan bertelur seperti induknya.
• GEJALA ALAM ABIOTIK
Berbeda nih dengan gejala alam biotik, Gejala alam abiotik merupakan peristiwa yang timbul akibat interaksi antar komponen tak hidup dalam sebuah lingkungan atau ekosistem. Berikut beberapa contoh dari gejala alam abiotik :
1. Gunung Meletus
Gunung Meletus terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Dari letusan gunung ini disinilah awal mula gunung berapi terbentuk. Letusannya membawa abu vulkanik dan batu yang menyembur dengan keras sejauh 18km ataupun lebih, sedangkan lava nya bisa membanjiri daerah hingga sejauh radius 90km.
2. Angin Puting Beliung
Angin puting beliung merupakan angin yang berputar dengan kecepatan hingga lebih dari 63km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. Angin puting beliung sering terjadi pada siang hari atau sore hari pada musim pancaroba.
3. Hujan Asam
Hujan asam merupakan segala macam hujan dengan pH dibawah 5,6. Hujan asam ini disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen yang berada di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat inilah yang akan berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga akan dengan mudah nantinya jatuh bersama air hujan.
Oke, Cukup sekian untuk pembahasan kali ini tentang materi Gejala Alam Biotik dan Abiotik serta Pengertian dan contohnya. Apabila ada kritik ataupun saran bisa disampaikan lewat kolom komentar ya...
Semoga Bermanfaat dan jangan lupa Share ya guys... Have a nice day and see you!!
Langganan:
Komentar (Atom)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1214372/original/076113000_1553775046-komodo.jpg)





